Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Bank Digital yang Cocok untuk Anak Muda

Ngomongin soal rekening tabungan, kurang afdal jika tidak membahas bank digital. Apalagi beberapa tahun belakangan ini teknologi lagi gencar-gencarnya, banyak startup di berbagai industri bermunculan, termasuk bidang finansial. Pun semuanya tak terlepas dari digitalisasi hampir disegala lini layanannya.


Pada industri finansial, terkhusus perbankan, maka bank digital menjadi terobosan besar saat ini. Berbeda dengan bank model lama yang membutuhkan banyak kantor cabang dan karyawan, bank digital hanya wajib memiliki satu kantor sebagai pusat segala kegiatannya. Selebihnya cukup mengandalkan teknologi yang semakin maju. Lebih efisien dan menghemat budget perusahaan.


Bank digital di Indonesia dipelopori oleh Jenius, anak usaha dari BTPN. Disusul Digibank, anak usaha dari DBS. Tak perlu waktu lama, banyak bermunculan bank-bank digital lainnya. Pemainnya mulai dari bank yang memang sudah ada (Blu by BCA, TMRW by UOB, dan sebagainya), industri fintek lain (Krom Bank milik Kredivo), kolaborasi e-commerce dan ride hiling (Bank Jago milik GoTo), bahkan dari layanan media sosial berbasis perpesanan turut merambah ke industri ini (LINE Bank).


Layanan yang ditawarkan oleh bank digital juga sangat beragam. Bentuk tabungan konvensional hingga syariah ada. Dari rekening tabungan utama biasa, deposito, hingga investasi reksa dana pun tersedia.


_______________

Dari sekian banyak bank digital, saya akan merekomendasikan tiga bank yang memiliki keunggulan beragam fitur hingga luasnya ekosistem dan integrasi yang ditawarkan.

Bank Digital yang Cocok untuk Anak Muda

Bank Digital yang Cocok untuk Anak Muda


1. PermataMe/PermataMe iB — PermataBank

Sebenarnya ini bukanlah murni bank digital. Sebab tidak terpisah secara mandiri atau menjadi anak perusahaan PermataBank, kantor cabangnya sudah tersebar di berbagai kota/kabupaten. Tapi dari segala kemudahan pembukaan rekening sampai beragam fitur dan layanan yang ditawarkan, bisa dibilang PermataBank ini menjadi bank biasa rasa bank digital.


Lantas bagaimana cara membuka rekeningnya?

a. Calon nasabah cukup mengunduh dan menginstall PermataMobile X di gawai masing-masing.


b. Setelah itu lanjut memilih produk rekening tabungan yang ditawarkan, untuk kaum muda PermataMe (konvensional) atau PermataMe iB (syariah) paling pas. Kalau saya sendiri memilih membuka rekening tabungan PermataMe iB (syariah), akad mudhorobah. Beda pilihan jenis rekening maka akan berbeda pula promo yang didapatkan nantinya.


c. Tahap berikutnya pengisian data diri sesuai dengan dokumen resmi yang dimiliki. Calon nasabah juga perlu untuk melakukan scan KTP, sangat simpel karena sistem akan menyesuaikan data yang dimiliki dengan pencocokan terhadap data Dukcapil. Unik dan enaknya pembukaan rekening di PermataBank ini tidak perlu ada video call dengan Customer Service (CS).


d. Setelah rekening tabungan berhasil dibuat, maka ada instruksi untuk pembuatan kartu debit ATM. Kartu akan dikirim ke alamat seperti yang diisikan saat mendaftar, gratis tidak ada pungutan biaya sepeserpun. Lamanya pengiriman tergantung wilayah nasabah. ATM yang dikirimkan berupa debit Visa online yang bisa digunakan untuk transaksi internasional, bisa dihubungkan ke layanan pembayaran semacam PayPal. Pada kartu juga tertera nama kita sendiri.


e. Setelah pendaftaran berhasil, nasabah otomatis bisa mengakses semua layanan dari PermataBank. Layanan utama seperti mobile banking (m-banking)—PermataMobile X, internet banking (i-banking), dan PermataQR Merchant.


Selain tabungan biasa, nasabah juga bisa membuka berbagai layanan investasi atau menambah jenis tabungan lain di dalam aplikasi m-banking atau melalui i-banking pada menu PermataStore.


Jenis tabungan ini tidak dikenai fee bulanan yang harus ditanggung oleh nasabah. Transfer ke sesama PermataBank atau bank lainnya juga gratis tanpa ada batasan kuota, dengan minimal jumlah transfer sebesar 10 ribu rupiah secara online dan realtime. Selain itu apabila ingin melakukan penarikan tunai tidak ada biaya di ATM manapun, jika saldo minimal sejumlah sejuta rupiah sebelum ditarik.


Sayangnya mesin ATM Permata sendiri jarang ditemukan, sudah mirip bank digital yang tidak mempunyai mesin ATM. Kekurangannya lagi jika tanggal 25 setiap bulan sering error/maintenance, mungkin karena dipake payroll gaji para karyawan kali ya.


Integrasi layanan dari PermataBank ke lainnya menurut subjektivitas saya juga terluas nomor tiga setelah BCA dan Bank Mandiri. Jadi apakah tertarik membuka rekening tabungan PermataMe/PermataMe iB?


2. SeaBank - SEA Limited (Induk Shopee)

Termasuk bank digital terbaru, tapi dengan pertumbuhan paling cepat dan profitable di Indonesia, walaupun saat ini masih masa bakar uang. Berbagai promo yang diberikan berhasil menarik para pengguna Shopee yang masih satu ekosistem dengannya untuk menjadi nasabahnya.


Cara membuka rekeningnya lumayan simpel, walau tidak sesimpel Permata. Apalagi kalian yang sudah punya akun Shopee verified bakal sedikit lebih cepat untuk mendaftar.

a. Install aplikasi SeaBank dari Play Store/App store. Bisa juga dari aplikasi Shopee klik menu buka rekening SeaBank, nanti bakal diarahkan untuk mengunduhnya.


b. Melakukan pendaftaran dengan akun Shopee, nomor ponsel, atau Apple ID. Enak via Shopee, biar nanti saat nyambungin rekening ke Shopee ga terlalu ribet lagi.


c. Isi data diri, secara lengkap sesuai dokumen formal. Perlu foto KTP dan selfie juga.


d. Melakukan video call dengan CS. Bagian yang paling kubenci, karena antri lama, bisa ditinggal untuk membuka aplikasi lain. Tapi saat ada notif giliran tiba baru dibuka sudah diskip oleh CS, tidak hanya sekali tapi beberapa kali. Mirip-mirip saat mau buka tabungan BCA.


d. Saat video call bakal ditanya beberapa data diri hanya untuk menanyakan kebenaran. Waktu saya daftar juga ada disuruh pegang KTP dan melakukan beberapa gerakan, tapi ada informasi sekarang minimal harus dua identitas. Bisa KTP & SIM atau KTP & paspor.


Setelah video call rekening aktif dan bisa digunakan. Bagi kalian yang aktif belanja, bisa menyambungkan SeaBank ke Shopee untuk pilihan metode pembayaran. Selain itu juga terhubung SPay untuk melakukan topup lebih mudah dan tanpa potongan apapun. Bakal banyak keuntungan voucher dan promo di Shopee jika menggunakan SeaBank.


Seperti bank digital konvensional lainnya, SeaBank juga menawarkan simpanan berbunga yang masih dianggap begitu menggiurkan bagi sebagian orang dengan PA 6% dan cair harian. Bagi yang ingin investasi di deposito juga menjadi mudah, karena syarat membuka simpanan deposito hanya sejuta dupiah. Berbeda dengan bank lain yang umumnya minimal sepuluh juta rupiah untuk pembukaan deposito.


Kalau nasabah bank lain mempertanyakan kartu debit ATM-nya GPN, Visa, atau Mastercard; nasabah SeaBank tidak perlu bertanya karena percuma, saat ini yang juga menjadi kelemahannya SeaBank adalam belum adanya kartu debit ATM. Padahal saat ini kartu ATM masih sangat diperlukan, tidak peduli bank digital ataupun bank biasa.


Tapi kalian bisa memanfaatkan fitur gratis transfer (misal punya rekening lain) ke semua bank 100x/bulan, tanpa harus level-levelan. Pun dengan topup e-wallet juga gratis dengan kuota yang banyak, lebih dari cukup untuk jangka waktu sebulan.


Oh ya, SeaBank hanya bisa diakses via m-banking dan beberapa fungsi di aplikasi Shopee. Tidak bisa diakses mallui website atau i-banking.


3. Bank Jago/Bank Jago Syariah — GoTo (Gojek Tokopedia)

Anak perusahaan dari bank biasa yang diakuisisi GoTo—perusahaan hasil merger dua startup unicorn Indonesia, Gojek dan Tokopedia. Lalu ditransformasi menjadi bank digital. Dipimpin oleh "Sang Desainer" Jenius, bank digital pertama di Indonesia, sehingga modelannya hampir sama. Menjadi bank yang harga sahamnya pernah melebihi harga saham BCA.


Mudah ga sih buka rekening tabungan Bank Jago?

Ada dua cara, yaitu: 

a. Cara pertama daftar langsung dengan menginstall aplikasinya lalu mengisi data seperti pada umumnya.

b. Kalau saya kemarin pakai cara kedua. Bukanya via partner Bibit, sehingga tidak perlu memasukkan data manual dan banyak.


Kalau pakai cara kedua tidak perlu menginstall aplikasi Bank Jago terlebig dahulu. Setelah klik di Bibt bakal diarahkan ke laman web pendaftaran Bank Jago. Bisa memilih konvensional atau syariah.


Saya pilih Bank Jago Syariah dengan pertimbangan akad yang dipakai adalah akad wadiah, sampai kapanpun tidak ada beban biaya bulanan administrasi tapi juga tidak akan bertambah karena bunga atau kalau syariah akad mudhorobah disebut bagi hasil.


Mendaftar melalui partner data bakal terisi sesuai dengan data saat mendaftar akun Bibit dan verified. Jadi tidak perlu video call dengan CS juga. Setelah rekening aktif, nasabah bisa membuat kantong bayar, kantong tabungan, kantong bersama, kantong arisan, menghubungkan dengan GoPay dan Bibit. Fitur kantong ini sama banget dengan konsep kantong/pemisahan rekening di saudara tuanya, Jenius.


Perihal kartu debit pengguna bisa memilih membuat kartu ATM fisik dan/atau digital. Jago menerapkan sistem level, apabila level lebih tinggi maka keuntungan yang didapatkan lebih banyak.


Waktu saya mendaftar, pengguna baru otomatis masuk level silver tanpa deposit terlebih dahulu. Sehingga bisa memesan kartu ATM fisik dan digital secara gratis. Kartu akan dikirim ke alamat yang ditulis, tidak harus sama dengan alamat saat membuka rekening tabungan. Warna kartu untuk tabungan konvensional adalah oranye khas Bank Jago, sedangkan untuk syariah ungu. Nasabah bisa memilih nama dan model penulisan nama untuk kartu.


Tapi info terbaru untuk nasabah baru hanya level jagoan, harus seposit minimal 500 ribu rupiah untuk ganti level silver. Kemudian menunggu sekitar 24 jam untuk bisa memesan kartu fisik gratis, kalau tidak akan dikenakan biaya 40 ribu rupiah.


Kartu ATM yang dikirimkan adalah debit Visa yang bisa digunakan untuk transaksi online di dalam maupun luar negeri. Penggunaan seperti untuk membayar Google Domains, PayPal, atau MRT saat jalan-jalan di Singapura dan negara lainnya juga bisa.


Ada perbedaan fitur untuk Bank Jago (konvensional) dengan Bank Jago Syariah. Pada nasabah Bank Jago Syariah tidak bisa sistem referral untuk pengguna baru yang diajak. Selain itu bagi kalian yang ingin berinvestasi saham di Stockbit (bagian ekosistemnya), juga tidak (belum?) bisa menggunakan rekening tabungan Bank Jago Syariah untuk membuat Rekening Dana Nasabah (RDN).


Mengapa saya tidak menyarankan Jenius?

Karena secara subjektif Jenius sudah tidak cocok. Mulai dikenakan charge fee bulanan (feesible) 10 ribu rupiah yang bahkan lebih mahal dari biaya bulanan BCA Xpresi sebesar 7.500. Pun aplikasinya sering lemot bikin emosi.


Terus mengapa tidak ada Digibank juga?

Karena pembuatan rekening tabungan Digibank by DBS harus bertemu langsung dengan agen. Padahal kantor cabang DBS dan agen Digibank juga hanya ada di kota-kota besar, jangkauannya masih terbatas sekali.


_______________

Dari ketiga bank digital dan yang menyerupainya di atas, apakah kalian berminat untuk membuka rekening tabungan dadi salah satunya? Pastinya kalau membuat sesuatu disesuaikan kebutuhan biar tidak sia-sia.

***

Post a Comment for "Bank Digital yang Cocok untuk Anak Muda"